Strategi Cipto Junaedy Membeli Properti Tanpa Utang

Cipto Junaedy. Tak seorang pun yang menginginkan hutang, karena hutang pada dasarnya bayarnya pasti sedangkan untuk membayarnya belum tentu pasti. Banyak orang yang berakhir kehilangan sesuatu karena dari masalah hutang, misalkan kredit mobil, sudah tidak sedikit lagi kejadian yang sering terjadi saat ini kepada seseorang yang ingin cepat menginginkan mobil, lalu dia kredit mobil, namun mobilnya lenyap diambil oleh depkolektor karena si kreditors tidak mampu membayar bulanannya yang nominalnya pasti dan besar namun bayarnya tidak pasti.

Ada juga para mahasiswa yang kehabisan uang makan, biasanya ditanggal-tanggal tua, dimana para orangtuanya sebagai PNS belum gajian, akhirnya meminjam uang temannya, banyak kejadian karena molor membayarnya sehingga jadi bermasalah dan akhirnya hilang keakrabannya.

Itulah yang sering saya lihat dikehidupan sekitar kita. Sepertinya hidup manusia tidak lepas dari hutang bukan! Sekecil apapun kebutuhan manusia jika terbiasa hutang maka akan terjerumus kedalamnya, apalagi keadaan hidupnya dengan para penghutang, hutang bisa jadi akan menjadikan hobinya.

Hutang itu mudah mendapatkannya. Bahkan ada juga seseorang yang mempunyai sebidang tanah yang berisi rumah dan isi perabot rumah tangga berasal dari hutang, kebanyakan orang mendapatkannya dengan cara KPR, seperti hutang bank dan semacamnya. Ini adalah tidak dilarang dan sah-sah saja, dibalik kejadian ini mereka berharap hutangnya segera terlunasi, hidup akan terasa bahagia karena bebas hutang.

Manusia pada hakikatnya hidup akan bahagia tidak karena hutang, hidup penuh berkelimpahan juga tidak karena hutang, JADI orang akan merasakan bahagia sesungguhnya dan hidupnya penuh berkelimpahan karena bebas hutang.

Setuju !

Iya setuju.

Nah, dari masalah diatas bukannya sebagai manusia yang harus berhutang setidaknya kita diciptakan bukan untuk berhutang, DIA adalah yang bebas hutang dan hidup berkelimpahan, cerminkan sifatnya "bebas hutang dan hidup berkelimpahan", uang bukan ciptaaNYA , uang hanya ciptaan manusia, JANGAN terlilit hutang uang yang hanya ciptaan manusia.

Bapak Cipto Junaedy, sebagai best strategy guru tanpa utang memberikan ilmunya kepada siapapun yang ingin belajar, ia sangat dermawan, disetiap bulannya ia selalu memberikan ilmunya kepada siapapun yang ingin ikut, biasanya diadakan di kota-kota besar seluruh Indonesia.

Disana Anda akan dilatih untuk merubah pikiran "HIDUP JANGAN SUKA NGUTANG", paradigma itu akan Anda dapat setelah mendengar ilmunya.
Yuk kita mengenal lebih lanjut tentang Beliau..

Foto Cipto Junaedy
Cipto Junaedy yaitu seorang pria yang rasional membawa ilmu dan strateginya yang mampu mematahkan strategi Robert Kiyosaki & Dolf De Ross berbasis hutang, dengan strateginya itu ia mampu meraih kesuksesan membeli properti tanpa utang. Nampaknya suatu tindakan yang aneh dan tak mungkin terjadi dalam membeli properti: rumah, hotel, tanah dll dengan tanpa utang maupun uang, namun ini semua bisa dilakukan oleh Bp. Cipto Junaedy yang beberapa tahun lalu di 2011 meraih penghargaan atas prestasi strateginya "Membeli Properti Tanpa Utang" dengan menyandang "Man Of the Year", disusul penghargaan oleh Muri 2013 dan yang baru-baru ini mendapatkan penghargaan pelayanan terbaik oleh forum wartawan Jawa Tengah. Nah .. penasaran nih ingin tau bagaimana cara meraih properti dengan tanpa utang? Dari itu akan saya ajak untuk membaca beberan artikel ini bahasan Strategi Bp. Cipto Junaedy dalam membeli berbagai properti tanpa utang.

Beliau adalah sesosok pria yang sudah tidak asing lagi bagi yang menggeluti di dunia bisnis properti baik di Indonesia maupun luar negeri. Memang tampang beliau nampak lugu seperti terlihat di foto diatas namun masalah strategi beli properti dia lah ahlinya yang pertama kali pernah ada di Indonesia. Dia juga sebagai mentor para pembisnis properti luar negeri seperti di singapura dan beberapa negara tetangga. Beliau juga mengajak para masyarakat untuk tidak termakan hutang atas rumah maupun properti yang mereka punyai, dengan strategi Cipto Junaedy diharapkan mereka dapat segera keluar dari lilitan hutang beli property, karena berhutang adalah salah satu jalan yang  SUMPEK menurut saya.

Ciptaan strateginya melalui dari pengalaman panjangnya ketika Beliau masih bekerja di perusahan ternama menduduki posisi manajemen puncak sebagai Group Finance Director. Berbagai pengalaman penjangnya selama kurang lebih 15 tahun, disaat posisi manajemen puncak, Cipto Junaedy mampu mengendalikan 13 perusahaan asing yang beraset lebih dari USD 500 juta. Berawal dari kejadian dan pengalamannya, ia mendapatkan pelajaran baru dalam meraih properti tanpa utang dengan berbagai strategi, dan saat ini, strategi itu ia bagikan secara gratis kepada khalayak umum/masyarakat. Perbuatan ini menurut saya adalah perbuatan sangat mulia, karena mau memberikan pintu keluar bagi siapapun yang belum punya rumah atau melunasi hutang. Ajaran strategi Cipto Junaedy yang diyakini mampu memberikan hasil nyata.

Bp Cipto juanedy selain memberikan ilmu membeli properti berbasis non-hutang, juga pernah memberikan rumah atau senilai rumah kepada yang membutuhkan. Bahkan, beliau sempat memberikan rumah atau senilai rumah hampir disetiap 42 hari. Itulah sesosok pria Indonesia selama ini yang terkenal dermawannya dengan sebutan "Cipto Junaedy Pemberi Rumah Gratis". Bahkan disetiap minggunya nama pria ini disebut-sebut di media cetak baik tingkat lokal maupun nasional.

Cipto Junaedy

Cipto Junaedy

Ajakan beliau dalam membeli properti tidak hanya didapat ketika seminar-seminarnya namun siapapun yang ingin merubah nasib yang lebih baik, insya@ beliau siap membantu siapapun dan kapanpun, seperti: pelatihan dan bimbingannya yang selalu diadakan di kota-kota besar di indonesia. Kalimat yang pernah diucapkan ketika saat seminarnya maupun pelatihannya:
Manusia = Cetakan Tuhan, sedangkan Uang = Cetakan Mesin, jangan kalah dari Cetakan Mesin, yaitu gak punya uang lalu tenggelam utang. Justru cetakan awal, tiap kita lahir BUKAN untuk tenggelam utang. Tapi krn kumpulan kita pengutang maka kita sering keracunan ikut tenggelam utang. Kelirunya orang berutang: Bayar utang sifatnya Pasti, sedangkan yang dipakai untuk membayar sifatnya Tidak Pasti, makanya jangan pakai utang.

Memang motivasi yang diberikan beliau benar-benar luar biasa dan menurut saya patut sebagai pelopor strategi membeli properti tanpa utang yang hebat yang pernah ada di Indonesia. Saat ini, beliau sudah berbicara di depan banyak orang perihal strateginya, akhir tahun-tahun ini kurang lebih sudah 800.000 orang yang mendatanginya di acara-acara seminar maupun pelatihan-pelatihannya.

Jadi, yang menjadi stressing poin dari kalimat yang sering di tanamkan oleh Bp Cipto Junaedy tersebut diatas adalah sebagai manusia akan terbawa oleh lingkungannya, kalo kesehariannya bersama para penghutang maka akhirnya juga terjerumus hal yang sama, suka berhutang. Nah, untuk itu beliau mengajak untuk keluar secepatnya dari pemikiran yang hoby berhutang. Dengan seringnya mengikuti seminar-seminarnya, membaca buku-bukunya, pelatihan dan bimbingannya diharapkan bisa secepatnya keluar dari lilitan hutang bahkan justru mendapat banyak properti.

Untuk informasi terkait jadwal seminar-seminarnya bisa mengunjungi facebooknya Cipto Junaedy Beli Properti Tanpa Utang atau di twitternya  Cipto Junaedy Peraih Rekor Dunia. Bagi yang ingin mengetahui lebih lengkap dan jelas tentang pria populer ini dan kesuksesan para murid-muridnya silahkan mengunjungi situs resminya di  Cipto Junaedy Man Of The Year 2011, atau jika jarang terkoneksi internet silahkan mengunjungi situs resminya tersebut lalu download/ page sava as dan simpan baik-baik filenya agar bisa dibaca sewaktu-waktu ketika offline atau bisa mendapatkan versi buku elektronik di Cipto Junaedy Ebook, karena menurut saya, ini benar-benar bisa menjadi motivasi diri untuk merubah nasib lebih baik.

Cipto Junaedy: "Membeli Properti Tanpa Utang" dengan sistem "Mengunci Resiko"

Ini berkaitan dengan bisnis non hutang. Ada 4 ilustrasi model bisnis yang akan saya bahas disini. Mari disimak dengan seksama..

Pertama, Bisnis belum bersistem dan punya hutang. Misal, si Budi sebagai UKM pemula yang jualannya pisang goreng, modal dari hutang. Bisnis seperti ini tentunya amat jarang yang mempunyai karyawan, artinya semua dikerjakan sendiri dan dilakukan sendiri mulai dari membuatnya hingga menjualnya, model bisnis ini belum bersistem. Bisnis Budi ini akan sulit berkembang, bisapun butuh waktu yang sangat lama. Bisnis Budi oleh Cipto Junaedy akan ditegur, pasalnya belum bisa mengunci resiko, jika bisa mengunci resiko maka bisnis Budi akan berkembang namun jika tidak Budi akan bangkrut dan terlilit hutang.

Kedua, Bisnis sudah bersistem dan punya hutang. Misal, Andi punya bisnis pisang coklat, punya 1 gerobak untuk jualan pisang cokelat, bisnis ini diwaralabakan sehingga Andi tidak harus repot berjualan, Andi hanya ngurusi membuat bahan pisang coklatnya dan itupun sudah dikerjakan oleh karyawan dirumahnya. Bisnis Andi ini oleh Cipto Junaedy akan ditegur karena masih belum bisa mengunci resiko. Kemungkinan bisnisnya bisa saja terjadi penurunan.

Ketiga, Bisnis Belum Bersistem dan tidak ada Hutang. Saya ilustrasikan seperti Budi berbisnis pisang goreng diatas, bedanya bisnis budi ini tidak dari hutang, semua modal dari pribadi. Semua pekerjaan mulai dari membuatnya hingga menjualnya ditangani sendiri karena belum punya karyawan, bisnis model ini belum bersistem. Bisnis Budi ini oleh Cipto Junaedy akan diacungi jempol pasalnya pisang goreng yang ia jual tidak dari hutang, keuntungan setiap hari akan bersih dan bisnis bisa saja akan berkembang pesat.

Keempat, Bisnis bersistem dan tidak punya hutang. Saya ilustrasikan seperti Andi berbisnis pisang coklat diatas, bedanya andi punya lebih 1 gerobak untuk jualan dan diwaralabakan semua, misal punya 10 gerobak dan diwaralabakan semua. Jadi, Andi sudah punya sistem pemasaran yang baik. Bisnis ini oleh Cipto Junaedy diacungi jempol karena bisnisnya tanpa hutang dan sudah bersistem serta bisa mengunci resiko.

Nah, tentu dari keempat ilustrasi bisnis diatas, Anda bisa menyimpulkan sistem mengunci resiko ! seperti itulah kurang lebih yang dilakukan oleh Cipto Junaedy dalam mengunci resiko dalam berbisnis properti, hanya saja mungkin akan berbeda detail caranya sebab sudah pada ranah yang lebih besar dan luas. Tentu akan lebih jeli dan berhati-hati dalam menjalankan bisnis properti itu, cara mengunci resikonya pun perlu dengan cara yang hebat tentunya.

Berbeda jika keempat bisnis diatas dilihat dari kaca mata model bisnis dari hutang. Seperti R. Kiyosaki di model bisnis pertama akan memarahinya karena belum bersistem dan ada hutang. Sedangkan di Model bisnis kedua oleh R. Kiyosaki akan diacungi jempol pasalnya sudah bersistem meskipun ada hutang sebab sudah ada pemasukan yang pasti atau sudah punya pasive income.

Untuk model bisnis model ketiga oleh R. Kiyosaki akan mengurnya karena belum bersistem meski sudah tidak ada hutang. Sedangkan model keempat ini perfect bagi R. Kiyosaki dan ia akan memujinya.

Jika saya analisa di 4 ilustrasi model bisnis diatas terjadi pada ranah bisnis properti dan ditemui kasus-kasus yang sama seperti contoh-contoh bisnis diatas, semua akan dinilai plus oleh Bapak Cipto Junaedy, pasalnya semua bisnis diatas masih dapat berkembang asalkan bisa mengunci resiko dengan benar meski bisnis itu belum bersistem. Jika oleh R. Kiyosaki harus bersistem. Sedangkan bisnis yang bersistem itu perlu waktu untuk memulainya. R. Kiyosaki menyarankan dengan berhutang agar segera memulainya sedangkan Cipto Junaedy "tidak perlu berhutang" sebab bermodalkan strategi mengunci resiko sudah bisa dimulai kapan saja dan dimana saja.

Bagaimana tentang "Cipto Junaedy Vs Robert Kiyosaki", apakah Anda ingin memulai bisnis dengan cara berhutang ? tentu tidak bukan!

Penghargaan Bp. Cipto Junaedy

Penghargaan Pelayanan Terbaik 2014

Penghargaan Muri 2011
Ada banyak penghargaan yang telah dianugrahkan oleh beliau seperti Cipto Junaedy Pelayan Publik Terbaik – Bidang Bisnis oleh wartawan jawa tengah di tahun 2015, ada juga Cipto Junaedy Entrepreneur Of The Year 2015, Cipto Junaedy Best Strategy Guru dan Cipto Junaedy Indonesian Figure Achievement Award 2015", semua informasi penghargaan ini bisa Anda cross check di media sosialnya.

Ayo..

..Buruan sebelum property didaerah anda kecaplok orang lain. Bp. Cipto Junaedy adalah mentor beli property tanpa utang yang handal.

"Jangan Puluhan Tahun Kerja, Jago Pamer Handphone, Jago Sibuk Mengejar Pangkat, tapi Rumah buat anak belum punya, bahkan rumah buat diri sendiri belum lunas"

"Jangan tenggelam utang atau rebutan warisan. Ayo jago nambah rumah tanpa utang meski uang belum cukup, perlu dimentori.

Sudah bukan jamannya tidur dikejar utang, sambil memegang kepala karena cicilan utang tambah berat.. Jika kumpul dengan para pengutang maka ketularan utang"

"Jadilah bintangNya, bersinar, cerminkan sifatNya : Tanpa Utang dan Penuh Kelebihan. Bukan dibalik: masuk Utang malah masih Kekurangan"

Butuh bantuan! silahkan hubungi bapak Cipto Junaedy. Datangi kantor pusatnya dan konsultasikan lebih mendalam. Tidak ada hal yang mustahil menuju kesuksesan dan penuh berkelimpahan, Cerminkan SifatNYA, "DIA tak berhutang dan penuh berkelimpahan". Manusia diciptakan bukan untuk hutang, jangan terlilit hutang uang yang hanya ciptaan manusia. Ayo belajar caranya, nyetrum, dimentori dan kerjakan.
Alamat kantor pusat: Pakuwon City San Diego M 7 no. 45, Ketabang, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60272, Telp.: +62 31 5913668